About Sunderland

Ha’way lads… Welcome to Sunderland… Selamat datang di kota Sunderland. Mungkin bagi sebagian teman-teman cukup asing ketika mendengar kota Sunderland. Meskipun bukan sebuah destinasi turis yang popular dibanding London maupun Newcastle ataupun kota-kota besar di Inggris, Sunderland memberikan sebuah alternatif kota yang menarik untuk dikunjungi maupun dijadikan referensi tempat tinggal.
Sunderland merupakan sebuah kota yang terletak di bagian timur laut Inggris. Jika teman-teman mencoba melihat google maps, Sunderland sangat dekat dengan kota Newcastle yang merupakan kota terbesar untuk bagian timur laut Inggris. Sebagai sister city dari Newcastle, Sunderland terus berkembang menuju ke arah kota modern yang berorientasi internasional. Secara geografis, Sunderland dilewati oleh 2 sungai yakni Tyne river dan Wear river. Tyne river membelah Newcastle dan Sunderland, sementara Wear river membelah kota Sunderland. Oleh karena itu, Sunderland memiliki “Wear bridge” yang membentang di jantung sekaligus menjadi simbol dari kota ini. Jembatan ini pula yang tersurat di lambang klub sepak bola “Sunderland AFC”.

Wearmouth BridgeSAFC

Gambar 1. Wearmouth Bridge dan Wearmouth Bridge di pojok kanan bawah logo Sunderland AFC

Berbicara tentang cuaca, cuaca di Sunderland akan mengingatkan teman-teman dengan cuaca di Lembang, Bandung maupun kota Batu, Malang, Jawa Timur ataupun bahkan gunung Bromo. Dengan cuaca berkisar 8-15 derajat celcius pada waktu Spring dan Summer menjadikan kota ini cukup nyaman untuk sekedar berjalan-jalan ataupun beraktifitas di luar ruangan. Sedangkan cuaca untuk Winter dan Autumn berkisar 0-5 derajat celcius dan jika beruntung, teman-teman akan mengalami salju yang cukup tebal meski dalam 3 tahun terakhir hanya tahun 2015 yang mendapatkan hujan salju cukup lebat meski hanya berlangsung selama sehari. Satu lagi ciri khas dari kota Sunderland yakni angin yang cukup kencang. Angin kencang ini bukan berarti badai, namun kekuatan hembusan angin di Sunderland mampu membuat teman-teman sekalian terdorong beberapa langkah. Meski kondisi angin yang cukup kencang di Sunderland, teman-teman tidak perlu khawatir selama tolak angin dan jaket berbahan parasut ataupun parka disematkan di tubuh sebagai penghangat.

Selain cuaca, kehidupan di Sunderland cukuplah tentram. Sebagai kota yang cukup mungil, penduduk Sunderland cukup ramah dan aktifitas di kota ini tidak terlalu sibuk seperti London bahkan Newcastle sekalipun. Aktifitas kota ini dimulai dari pukul 09.00-18.00. Pada pagi hari, biasanya teman-teman akan disibukkan dengan aktifitas belajar maupun bekerja. Sedangkan sore harinya, teman-teman dapat menghabiskan waktu untuk bersantai menikmati kota Sunderland dan pada malam harinya pertokoan dan mal akan tutup dan hanya beberapa toko yang buka. Aktifitas malam hari bisa dikatakan cukup sepi, biasanya hanya dipenuhi oleh orang-orang yang menghabiskan waktu untuk bersosialisasi di cafe, bar, serta nightclub. Kelihatannya tipikal aktifitas seperti ini merupakan ciri khas kota-kota di Inggris kebanyakan, jadi jangan bayangkan CITOS maupun seperti mal-mal yang buka sampai malam, bahkan 24 jam non-stop, seperti di Indonesia. Oleh karenanya, bagi pelajar, sore hingga malam merupakan waktu yang dimanfaatkan untuk belajar didukung dengan perpustakaan yang buka 24 jam.

St. Peter ChurchWinter GardenBeamish Museum

Gambar 2 (ki-ka): St.Peter Church, Winter Garden, dan Beamish museum

Beragam tempat tujuan wisata bahkan untuk berjalan-jalan terdekat di sekitar Sunderland akan banyak sekali ditemui. Berikut adalah beberapa tujuan wisata yang dapat ditemui di Sunderland dan sekitarnya: Penshaw Monument, Winter Garden, Mowbray Park, Roker Beach, Stadium of Light (tentunya), St. Peter Church (salah satu gereja tertua di Inggris dan letaknya di depan kampus University of Sunderland!!), Beamish Museum, dan banyak lainnya.

Berapa biaya yang dibutuhkan untuk tinggal di Sunderland?

Jika pertanyaan ini terlintas di benak teman-teman sekalian, maka jawabannya adalah cukup murah. Hanya dengan £200 per bulan, tidak termasuk dengan akomodasi, teman-teman sudah dapat hidup dengan nyaman di Sunderland. Jika ingin berbelanja lebih, teman-teman dapat menganggarkan sekitar £500. Jika teman-teman ingin mengontrak rumah di Sunderland, biayanya berkisar £400-£600 per bulan diluar tagihan (listrik, air, gas, internet dan lain-lain). Namun ada beberapa flat yang menawarkan £400 sudah termasuk dengan tagihan-tagihan yang ada. Jika ditelusuri, tagihan listrik khususnya untuk heater atau pemanas ruangan menyedot pengeluaran cukup besar, maka dari itu bijaksana dalam penggunaan heater akan membantu rekan-rekan untuk berhemat. Bagi teman-teman yang menginginkan fasilitas nyaman tanpa memikirkan tagihan, internet, bahkan sampai pada tingkat keamanan yang cukup aman, tentunya ditawarkan oleh akomodasi kampus. Berbagai jenis fasilitas dan harga dapat dijadikan pertimbangan untuk memilih akomodasi di Sunderland. Keterangan lebih lanjut tentang akomodasi kampus dapat dilihat di website University of Sunderland.

Bagaimana cara menuju ke Sunderland?

Bagi teman-teman yang akan menuju ke Sunderland, bandar udara internasional terdekat yang dituju adalah Newcastle. Selain bandara di Newcastle, terkadang beberapa rekan menggunakan bandara di Edinburgh, Scotland untuk sampai ke Sunderland. Jika teman-teman menggunakan bandara internasional di Edinburgh, dibutuhkan waktu sekitar 5 jam via bus maupun 3 jam via kereta untuk sampai ke Sunderland. Namun jika menggunakan bandara internasional yang ada di Newcastle sebagai tujuan, teman-teman hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam dari bandara ke Sunderland menggunakan Metro (nama operator kereta untuk Sunderland-Newcastle) dengan biaya kurang dari £5. Bagi teman-teman pelajar, fasilitas penjemputan biasanya disediakan oleh pihak dari University of Sunderland dari bandara dan akan langsung dihantar menuju ke Sunderland. Kami juga bersedia menjemput teman-teman sekalian jika belajar di Sunderland ataupun berencana mampir di Sunderland dengan menghubungi kami di halaman contact us 🙂

Tips

Beberapa tips berikut ini mungkin berguna bagi teman-teman yang akan belajar maupun berencana mengunjungi Inggris, khususnya Sunderland:

Dokumen penting

Bagi teman-teman yang akan belajar, siapkan semua surat penerimaan, surat akomodasi hingga passport dan pas foto di tas yang mudah untuk dibuka. Hal ini akan sangat diperlukan ketika teman-teman datang pertama kali di bandara. Pastikan semua dokumen yang dibutuhkan dibawa dan simpan di tempat yang aman, jangan di luggage yang berisi pakaian. Sekedar tambahan, bawalah ijazah asli untuk registrasi karena pihak kampus tidak akan menerima ijazah legalisir maupun copy ijazah.

Jaket, pakaian dan sepatu

Perlu diketahui, orang-orang di Inggris sangat gemar berbelanja jadi tidak sulit untuk menemukan pakaian, pakaian hingga sepatu dengan harga terjangkau sampai harga yang sangat mahal untuk merek-merek ternama. Jaket untuk winter pun, sebaiknya teman-teman tak perlu khawatir, karena jaket winter di sini telah diproduksi secara mumpuni untuk membantu kita bertahan dalam cuaca yang cukup dingin. Beberapa departemen biasanya menyediakan harga diskon yang luar biasa, bahkan untuk satu kemeja jika sale harganya hanya 1 pound..!!! yaaa… hanya 20 ribu rupiah saja. Jadi, saran terbaik adalah jangan membawa pakaian terlalu banyak dari Indonesia karena pastinya akan tergiur untuk belanja di Inggris.

Makanan

Beberapa makanan di Inggris, khususnya khas Inggris sangatlah hambar alias cenderung tak berasa. Namun jangan khawatir, banyak indian takeaway, Chinese takeaway bahkan sampai pada fried chicken dapat teman-teman jumpai dan tentunya harga cukup terjangkau. Jika mampu memasak sendiri akan membantu teman-teman berhemat cukup signifikan. Sangat dianjurkan bagi teman-teman untuk membawa beberapa bumbu instan sehingga jika homesick akan makanan Indonesia menyerang, teman-teman hanya tinggal memasaknya dan jadi. Jika luggage masih mencukupi, membawa rice cooker kecil akan mengurangi pengeluaran selama tinggal di sini. Oh ya, bawalah sambal sachet yang cukup banyak dan sambal terasi ataupun sambal hijau bagi teman-teman pecinta pedas karena sepedas apapun tulisannya di botol sambal yang dijual di Inggris tidak akan sepedas cabe di Indonesia. Sambal sachet juga berguna menggugah selera makan jika teman-teman makan di luar rumah sekaligus memberi “rasa” pada makanan.

Obat-obatan

Obat-obatan pribadi sangat dianjurkan untuk dibawa. Bawalah persediaan yang cukup banyak, sehingga tidak kekurangan. Dosis obat di Inggris sangatlah rendah, sehingga jika tubuh kita sudah terbiasa dengan dosis obat yang tinggi di Indonesia maka akan lama sembuhnya. Jangan lupa, TOLAK ANGIN, sangat perlu untuk memerangi angin yang kencang di Sunderland.

Advertisements